Kamis, 21 Agustus 2008

Untuk N.J

Ditulis dan dipersembahkan khusus untuk N.J

Jika kata mampu mengungkapkan sejuta makna, maka mungkin puisi – puisi yang saya tulis untuknya ini, dapat mengutarakan banyak hal tentang semua yang pernah saya rasakan.


Berhenti Mencintaimu

Perjumpaanku denganmu
Memekarkan tidak, musim bunga di hati.
Senyummu tak buat kelabu pergi,
Kata – katamu menguap tiada berarti.
Gaung melodi cinta kini sunyi.
Udara kering mengisi
Bila sikapmu sedingin angin malam.
Namun,
Walau kau tersenyum
Hati ini sama merananya.
Aku rindu,
Aku rindu aura keceriaan
Yang dahulu kau bawa,
Aku rindu akan rasa yang pernah kau cipta.
Tak mengerti aku,
Akankah rasa cinta untukmu kembali seindah dahulu.
Yang aku tahu,
Walau hari – hariku dipenuhi awan kelabu
Aku tetap mencintaimu,
Aku selalu mencintaimu.
Karena aku tak tahu caranya
Berhenti mencintaimu.





Senduku

Senandung rasa hati bergema di jiwa,
Gaungnya bergetar
Mengumandangkan namamu.
Ingin kutemukan kembali mentari di tatapanmu
Yang dahulu hangatkan kalbu,
Yang menyinari lorong langkah kelam.
Betapa indah bila kukenang perjumpaan kita,
Rasanya waktu seakan terhenti,
Tiada yang lain
Hanya ada dirimu di mataku.
Hanya saja,
Mengapa kini hatiku diliputi kesedihan
Setiap kali kutemukan dirimu?
Andai saja aku tahu
Mengapa aku menjadi sendu.
Karena aku mencintaimu selalu,
Dan, didekatmu harusnya indah.





Kerinduan

Kutemukan arsiran langit terindah
Di saat kukenang raut – raut senyumanmu.
Jingga bercampur merah muda warna sang mega
Menyempurnakan senja di akhir hari,
Seperti engkau.
Malam selalu dipenuhi hangat cahaya tutur sapamu,
Buat rembulan merona tersipu malu,
Ia enggan bersinar dikala engkau di sisiku.
Aku rindu,
Indahnya hari – hariku dibuatmu,
Tersenyum seindah pelangi,
Lukisan sempurna rasaku untukmu,
Segala kisah indah tentangmu,
Jatuh cinta seindah dahulu.
Kini segalanya telah berbeda,
Mengenangmu hanya semakin melukaiku.
Aku begitu merindukanmu,
Dan, semakin aku menatapmu
Hatiku tersayat oleh kehilangan.
Seakan aku tidak menatapmu,
Seakan kau tak pernah lagi ada.
O, aku rindu padamu!





Cahaya Terindah

Jauh di atas sana
Diantara taburan cahaya bintang,
Pernah ada harapan bersinar dalam malam,
Satu cahaya bersinar tiada tara.
Aku teringat
Betapa aku kagum pada pancarannya.
Cahaya itu pernah redup,
Juga pernah menghilang entah kemana,
Lalu kembali dan pergi lagi.
Namun, tahun telah berganti
Dan aku masih berdiri di sini
Setelah sekian lama menanti
Berharap menemukan cahaya yang sama.
Kini aku menyadari,
Segalanya tak akan menjadi sama
Betapapun lamanya aku menanti.
Cahaya itu tak akan pernah kembali
Dan
Yang tersisa hanya kenangan.





Berbeda

Kini di dalam tatapan matamu
Lilin - lilin yang terangi palung hatiku telah padam,
Gelapkan isi hati,
Hantarkan musim tiada cerah di dalam hidupku.
Hangatnya senyummu t’lah terhempas tak tersisa
Bagai ditinggalkan oleh mentari yang dahulu sinari.
Yang kutemukan hanya padang kehampaan
Dan aku hancur dalam kesedihan.
Namun,
Aku akan selalu menyayangimu
Walau kata - katamu sedingin hujan di malam hari,
Aku akan mengenangmu hingga tak lagi mampu
Walau engkau akan melupakan diriku,
Aku akan tersenyum tanpa lelah untukmu
Selamanya hingga tirai kehidupan menutup,
Hingga waktu direngut dariku.
Dan, aku akan menyimpan cintaku hingga saat itu
Walau mungkin tak lagi mencintaimu seperti dulu.





Hanya Air Mata

Aku menangis,
Ketika aku teringat padamu,
Aku menangis
Di saat aku menyadari betapa aku mencintaimu,
Sku menangis
Bila senyumanmu terlintas di kepalaku.
Kau mungkin masih di sini.
Kita mungkin saling tersenyum,
Dan, dunia bahkan tak melihat perbedaan diantara kita.
Tetapi ketika aku di sini
Duduk sendiri dalam sepi
Air mataku kembali mengalir.
Aku begitu mencintaimu
Tetapi aku begitu terluka,
Cintaku untukmu kini tak lagi terlihat dalam senyumanku.
Entah mengapa,
Hanya air mata yang ada.





Tak Mampu Beranjak

Air mataku mengalir di dalam sungai hati,
Jiwaku digelapkan oleh bayanganmu.
Saat kupejamkan mata nafasku terasa sesak,
Rasa sakit karena cinta ini yang membuatku merana.
Mereka pernah memintaku untuk pergi
Meninggalkan rasa cinta yang ada untukmu,
Mereka memintaku untuk berhenti
Mengharapkan rasa yang hanya ada dalam ilusi.
Hanya saja aku tak sanggup kehilangan,
Aku ingin mencintaimu
Walau dengan air mata.
Karenanya kuingin kau selalu di sisiku,
Selamanya.





Tak Pernah Kembali

Kunanti dirimu hingga malam menutup tirainya.
Pagi hari menyapa diriku,
Namun engkau tak kunjung datang
Mataku menutup karena lelah,
Hatiku merana menunggu derap langkahmu.
Dan,
Hanya suara angin yang menabuh seluk sepi di hati.
Aku berteriak memanggil namamu
Hingga tak mampu aku bersuara.
Namun,
Hanya gaung suaraku yang terdengar dalam hampa.
Aku merindu dirimu selamanya,
Karena kau pergi
Tak kembali.





Burai Mimpi

Serpihan – serpihan mimpi beterbangan sudah,
Berlalu seiring angin dingin yang menyapu taman hati.
Dari untaian harapan di angkasa
Kupetik bintang di langit kelam,
Berharap sinarnya kan terangi hampa di hati.
Dentang jam akan terburai
Menjadi kenangan penuh asa.
Sebagian hati berharap
Lonceng jam itu tak berdentang dua belas kali,
Tetapi yang tertinggal kini hanya kenangan
Mimpi – mimpi itu sudah berlalu masanya.





Sampai Jumpa

Tiada waktu yang abadi dalam hidup ini,
Perjumpaan penuh tanya dan senyuman akan menghampiri.
Selalu ada masanya waktu tuk berlalu,
Lalu tiba tuk saat ucapkan perpisahan.
Kenanglah segala tawa bersama,
Saat hari – hari penuh ceria dan cerita terlalui,
Ketika senyuman mengisi selang waktu
Dan tiada waktu terlalui tanpa senda gurau.
Lagu – lagu penuh cerita didendangkan dengan tawa,
Maka kenanglah masa – masa itu.
Jalan – jalan setapak di sana berisi banyak kisah,
Tentang suka tentang duka.
Biarlah semua tersimpan abadi di hati.
Saat harus ucapkan perpisahan
Maka tiada waktu dapat diputar kembali,
Katakanlah isi hatimu,
Karena kesempatan itu tak datang dua kali.





Menangis Semalam

Aku berbaring diantara dinginnya malam,
Ku coba untuk pejamkan mata,
Namun rasanya begitu sulit.
Kuhela nafasku perlahan
Sesak yang kurasakan,
Kudekap jantungku
Detaknya berdenyut cepat,
Jauh di dalam tubuhku bagai ada derita
Sakit yang kutahu adanya.
Aku merana di dalam hati,
Teriakanku seakan menghilang sebelum terdengar,
Suara tak dapat keluar dari bibirku,
Lelah tubuh dan jiwaku ini.
Lalu, aku menangis malam itu.
Dalam setiap tetesan air mata
Kutertawakan diriku sendiri,
Kusadari betapa bodohnya aku,
Kusadari pula betapa aku mencintai dirinya.
Seiring tetes terakhir air mataku malam itu
Beban dipundakku pun berkurang rasanya,
Rasa pedih itu tak lagi menyayat hatiku.
Namun, aku masih mencintai dirinya
Seseorang yang membuatku menangis malam itu.





Luka Cinta

Bukankah selama ini hatiku yang merana?
Aku melihat banyak kesedihan di seberang cermin kaca.
Bukankah yang tiada lelah menanti itu aku?
Dirimu yang terlalu lama kunanti.
Kau tak pernah datang,
Mengapa kini kau yang menjauh dan pergi?
Harusnya aku yang pergi
Bahagia tanpa dirimu!
Saat ini aku akan mulai belajar untuk melangkah,
Jauh dari rasa di hatiku untukmu.
Aku tak ingin tetap di sini,
Bila hanya untuk meneteskan air mata.
Karena tak ingin aku,
Hanya mendapat luka dari cinta.





Cinta ... Ku...

Cinta ku,
Kau buat hujan tiada usai di hari – hariku,
Pelangi kau buang pergi dari langit biru,
Kau hapus warna indahnya musim cerah.
Cintaku,
Malam kau buat kelam tanpa cahaya,
Bintang – bintang kau petik,
Kau ambil semua dariku,
Rembulan kau lukis menjadi hitam,
Kau buat aku tersesat dalam kelam.
Cintaku,
Untaian senyum kau tinggalkan
Buatku merana tanpa rasa bahagia,
Remukkan segala kisah indahku.
Cintaku,
Engkau t’lah membawa musim dingin berlabuh,
Bekukan harapanku,
Buat jatungku tak berdenyut lagi.
Cintaku,
Aku tak mampu lagi menyimpanmu di hati,
Maaf,
Kini kan kucoba untuk memintamu pergi,
Tuk kusimpan engkau dalam kenangan.





Bunga – Bunga Hati

Air mata yang membeku t’lah mencair,
Menggores dinding hati menghapus rasa,
Menegarkan ia yang terambing dalam penantian
Yang tak juga kunjung usai.
Saat kosong adanya ruang di jiwa,
Sentuhan nada mendendangkan gema,
Gaungnya terdengar merdu
Menumbuhkan bunga – bunga di hati
Yang indahnya membalut luka,
Sembuhkan segala kepedihan.
Mekar bunga – bunga mengharumkan mimpi,
Sentuh kelopak layu dengan harapan,
Berikan kesejukan semanis embun pagi,
Segarkan jiwa yang lunglai karena terluka.





Selamat Tinggal

Perpisahan
Satu yang selalu kubenci,
Namun kali ini aku harus berpisah
Dengan sebagian dari hatiku ini.
Aku terlalu takut membiarkan rasa cinta pergi dari hatiku,
Tetapi kali ini seluruh keberanian kukumpulkan
Untuk menarik nafas dan merelakan,
Berpaling dari penantian.
Jalan di seberang sana telah dipenuhi musim semi,
Aku terlalu lama disini,
Menangis diantara rintik hujan,
Membeku bersama musim dingin kelabu.
Selamat tinggal,
Tuk rasa cinta di hati.
Engkau yang kucinta mungkin belum pergi jauh dariku,
Tetapi cinta untukmu harus pergi jauh.
Selamat tinggal,
Aku akan menyeberang ke musim indah di sana
Walau tanpa dirimu.





Untuk Bahagia

Biar kubentangkan rasa di dalam hati ini
Agar sayapku mengepak jauh ke angkasa bersamamu,
,enyibak hamparan awan di langit biru,
Menepis dera gelombang yang halangi kebahagiaanku.
Tak apa jika ada cinta lain mendampingi,
Asalkan kau bersandar di bahuku
Sekedar berbagi kisah kehidupan padaku.
Tak harus kau balas rasa cinta ini,
Melihatmu tersenyum segalanya untukku.
Aku akan merelakan rasa cinta untukmu tersimpan,
Jika dan hanya jika kau selalu di dekatku.
Aku percaya aku dapat tersenyum bahagia,
Jika dirimu bahagia.





Lika – Liku

Lika – liku perjalanan telah kita lewati.
Saat sulit, saat penuh tawa.
Bersama kita saling mengandalkan
Untuk tebing yang menghadang.
Semua telah terlewati,
Tetapi, mengapa kau harus pergi meninggalkanku?
Tak adakah arti di antara kita?
Bila kau tak mampu menerima rasa cintaku,
Haruskah kau menjauh dan pergi?
Aku tak memintamu mencintaiku!
Aku,
Hanya berharap agar kita seperti dahulu.





Masih Di sini

Di saat ku pejamkan mata
Ada cinta di masa indah dahulu,
Ketika ku buka mataku
Ada dirimu yang masih bersamaku hingga saat ini.
Kembali kupejamkan mataku,
Dan ku berandai tentang kisah kita setelah ini.
Kusadari ada dirimu di dalam anganku.
Tawa, canda, suka, duka,
Semua telah kita lalui bersama.
Lilin – lilin penuh asa yang selalu terangi jalan kita,
Semua kembali pergi dan dirimu
Yang ternyata masih di sini.





Tenggelam

Cinta terkadang tenggelam
Ke dalam dasar hati yang tak tersentuh,
Berusaha bertahan dalam angan yang tak usai.
Tanpa disadari cinta telah berlalu,
Bukan karena hati tak lagi mampu merasa,
Namun karena ada kalanya cinta tak lagi bersinar,
Tak lagi menjadi penerang hati.
Ada masanya jiwa harus ditegarkan,
Dan kepala ditegakkan.
Dentang jam pun berhenti untuk menandakan,
Langkah perlu dilanjutkan.
Dan kita harus berpaling dari cinta yang telah lama kita nanti,
Karena mungkin penantian itu harus berakhir.





Bonne nuit

Tak perlu lagi kuungkapkan
Rasa luka juga cinta di hatiku.
Kau pernah menemukan jawabannya di tatapanku
Dan akan selalu menemukannya di sana.
Aku tak pernah lelah menantimu
Karena aku ada di sini selama ini.
Tetapi, aku harus meninggalkan rasa cinta untukmu.
Kan kuletakkan semua isi hatiku
Tuk terkubur jauh di samudera
Dan tinggal abadi di sana.
Aku percaya jika mentari tenggelam,
Kan selalu teringat aku
Akan rasaku untukmu.
Saat malam datang hari itu,
Ku ucapkan kata ucapan terakhirku,
Bonne nuit.





Belengu Cinta

Sesaat keberanian itu tak kunjung datang,
Agar aku memiliki kekuatan untuk berpaling
Dan melepaskan rasa yang kuuntai padamu.
Dahulu aku pernah ragu,
Semua terasa terlalu sulit untuk kulakukan,
Hati ini tak mampu merelakan.
Walau hanya untuk berhenti berharap,
Aku tak mampu kehilangan harapan itu.
Kini duniaku telah berubah,
Langit suram mulai runtuh,
Sang mega berpendar dan mentari kembali tersenyum,
Aku telah melepaskan rasa yang dulu ada,
Kukoyak hatiku ini,
Kedih penuh rasa sakit.
Namun, pada akhirnya aku terlepas dari belenggu itu.
Yang dahulu mengaitkan hati ini .
Kini aku rela melihatmu pergi dan jauh dariku,
Karena bukan cinta yang pantas untukku,
Ada kisah indah lainnya yang tersimpan di sana.





Berlalu

Kututup lembaran lalu tentang dirimu,
Air mata kuhapus perlahan,
Senyuman kugariskan di wajahku,
Kekuatan untuk bangkit akhirnya kumiliki.
Dahulu berpaling rasanya begitu sulit,
Karena jauh di hatiku aku masih berharap
Kalau ada cinta untuk diriku.
Namun, akhirnya kupahami
Semua hanyalah tentang apa yang ada di anganku,
Tak ada cinta yang nyata untukku.
Kini walau harus kembali berada di sisimu
Melihatmu tersenyum dan tertawa,
Aku tak lagi terluka.
Cintaku ini bukan yang terbaik untukku,
Semuanya pun telah berlalu,
Kusimpan jauh kenangan cinta untukmu
Agar perjalanan lain dapat kutempuh.





Tersesat

Redup adanya cahaya sang mentari pagi,
Di balik awan kelam ia bersembunyi,
Lelah ia kini tuk menyinari dunia,
Peri – peri di langit biru di angkasa,
Mengirim rintik hujan tuk membasahi hati yang kering tanpa asa.
Namun, jejak langkah ikut menghilang,
Tersapu deru air yang menghadang jalan kehidupan.
Aku berdiri di persimpangan jalan,
Berputar bagai menari penuh keceriaan,
Diantara terik kelabu mentari dan hujan tiada berhenti,
Terpaku mencoba tuk melihat pilihan.
Namun, aku t’lah tersesat,
Di siang tiada cahaya datang dan hujan tiada usai,
Karena kamu.





Jika Saja

Akankah ditemukan kembali,
Rasa indah yang lama pergi?
Hingga jadinya hati tak akan lagi merana
Mengharap pada ranting yang kering.
Jika cinta kan dirasa lagi,
Mungkin aku kan tersenyum?
Walau pagi tak kunjung datang
Dan cahaya bintang berhamburan,
Menghilang termakan rasa kecewa.
Hanya saja rasa cinta itu tak lagi ada,
Hingga jadinya tak ada cahaya,
Dan tersisa hanya nestapa
Yang datangnya pun entah dari mana.





Tentangnya

Sayu lembayung senja membuatku mengenangmu.
Kupandangi pelangi membatasi jarak antara kita,
Tak kulupakan senyuman yang tergurat indah di wajahmu.
Biarpun aku benci untuk bahagia untukmu,
Aku tetap tersenyum melihat senyumanmu berubah.
Aku bertanya pada hatiku,
Kusadari kalau semua pasti tentangnya.
Harusnya apa yang telah berbeda bukan karenanya,
Namun aku melihat ketegaran yang dulu tak ada.
Aku menyadari betapa kau telah berbeda,
Bukan lagi seseorang yang sama.
Aku bahagia melihat dirimu saat ini,
Walau semua tentangnya.






Hanya Kenangan

Aku pernah jatuh cinta,
Rasanya indah,
Hati pun berbunga tanpa peduli pada musim.
Senyum dan tawa mengisi kalbu,
Menemani masa tersenyap di hati.
Cinta memang tak akan pergi,
Walau adakalanya berlalu,
Rasa istimewa itu masih di hati.

Kini, dirimu pun masih di sisiku,
Kita pun masih tersenyum bersama,
Berbagi kisah dan cerita,
Hanya saja, segalanya berbeda
Cinta itu telah menjadi kenangan.





To Keep My Love

I want to scratch
A line of flower season in my expression,
To find again
The beautiful of a melody in heart.
Thus,
Let my love comes with the brighten sun.
Even I know the mist of night would revisit,
Curves of clouds are speaking,
Tell what’s inside my heart through its stories.
If only thy see,
Blue skies up there are witnesses of my love for thee,
It speak through
Magnificent painting of God.

I still want to be with thee,
But,
Times are running out for me,
Asked me to leave all my heart far from thy heart.
And, I do not want it!
I want to keep all my love
In my chamber of moment
Which eternal and always eternal.
I love you, love,
Truthfully!





A Love

I used to love thee,
I love thee for today,
I will love thee for the rest of my days
And my heart despair for the reason.

It wounded me when I breathe near thee,
My heart feels sore when I’m looking at thee,
My soul slashes when I’m thinking of thee.

I try to ran,
But my love for you builds a constraint,
I always fell down because of thee.

I love thee, you
Even if love could take my life.




Painful

Tears of love flow in side the river of my heart,
My soul darkened by your shadow,
When I close my eyes I barely breathe.
See!
I need to turn around from the skies that’s paints you,
Because, the world I’m living has changed.
Too much rain and hazy clouds in my eyes,
So many echoes told me to forget you. And even I thought,
I will always love you until my heart stop beating,
Things changed,
Today I have to learn to breathe without your smile.
I’ tired to find bitter season in my garden,
I want to see all the flowers flourish.
Some where, there’re pains I couldn’t endure,
I love you and it hurts me too much.
Until I promise, to myself,
I will walk away from this despair.
Cause its too painful.




Listen To Me

The picture of love painted clearly,
In my brown grief shadow eyes.
I love you and you know it!
But, you never really see.
Shining stars are canvas of my story,
I want to draw your line in my path,
But, you ne’er try to just look at me,
Even just pretending to see.
Listen to me!
I’m telling you a lot about me,
But you never really listen,
You don’t know me at all for the reason.




Only Tears

I cry
When I remember you,
I cry
The time I realize how much I love you
I cry
If you smile to me.
For many reason, I cry for you.
Yes,
You might still here,
Sometime sit next to me,
Even talk to me.
We might smile each other
As the greeting words.
But, when I’m here,
Sit alone in silence,
My tears flowing back
Because I remember you.
I love you so much,
It hurts me more and more.
My love for you lost in tears of shadow.




Won’t Give Up

I stand no hue from sun
My soreness doesn’t let it shine,
You are my soreness.
Alas! What can I do?
Leave tears of you I bear,
What way to through?
Still here I am, but heart in me shouts,
“Oh! Please be away out of my heart!”

Morning sleep in my soul,
Darkness reveal completed my sorrow.
You the reason of all,
Fall from the skies fadeless heart of mine.
Put my heart in chaos, but, mark my words,
I shall walk away to breathe!
Airy region I shall seek, even if I found none
Even if I still feel love for you and hurts,
I won’t give up.




Memory

Another smile stretch on my face
Like a rainbow in the blue sky
Each time you look at me with those eyes.
The roses bloom
Just when you touch my heart
With the way you speak to me.
The way you’re smiling was unforgotten,
Because the first comforting smile I’d seen was in you.
Look, love!
We’re here today,
Stand next to each other,
Together sit back on the room,
Smiling, laughing, and sharing our stories.
I know then,
I would have this for the rest of my life,
In my memory,
In my heart,
My love for you.





First Moment

I still remember
The day I saw you for the first time,
You’re came in from that door,
I thought you’re sweet,
Just as simple as that.
Suddenly we met again,
Destiny put us in amusement,
We take part in the same role back then,
Wonderful journey brought us together.
You gave me the most encouraging smile I’d seen,
The moment when I choose my way.
The day when I just wake up from my long darkness,
I start to fall in love with you then.




Impression

I can still feel the shivering
At the time I did my first assignment,
I remember the thrill
And a smiled you lined up.

A moment when I started to talked
To a strange man,
You.
The one who stole my attention
Just hours after our rendezvous.
The way you spoke was unforgotten,
I’ll never forget your comforting voices.
You’re such a nice person to know,
You made everything so easy.




Speechless

We set our bag and wrote the note,
We twisted a song and sang it together,
We did our move and dance enthusiastically,
We climb our ride and hold on tight,
We walk through darkness and put a light to each other,
We got bad season and share the hard charge,
We swam and get cold,
We laughed and through all,
We walked down together and told stories,
We said goodbye and we’re there.
We sat next to each other,
Looked in each other eyes and said nothing,
And destiny put us together again.
We knew but we put our mouth in silent.
I remember looked at you that day,
The lights shone on you,
Put the miracle there
As seemed I found my missing part.
The minute they called your name
My heart seemed stopped
And when I knew there’ll be another moment
I just want to shouted out loud.
But I couldn’t, because you’re next to me
And we spoke nothing
It’s very funny to remember.




Trust In Love

In my world all the roses would forget to flourish
As I find the spring in my heart.
When you near by the sun would shame,
Cause the light in you shine calmer.
Stars at night would stun
When you cheer my night with your smile.
An embrace of love enchants me,
Took all the sadness in my life,
Gave me the sweet loving life I dreamt for long,
It’s all happened when you came into my life.
You sent me a scent of relaxing fragrance
Through all the love I felt for you.
You put a beat to give courage,
For me to trust in love.




My Point of View

I scratch the angels ring on my painting,
Just up above the picture of your heart.
I found you so pure,
Full with truth and honesty.
The smile in you shows your heart,
A very delightful one.
I thought there’s no person,
As much as like you
And I love you more for the reason.




A Choice

I chose to forget you once.
I tried to found another prince in my life,
Just to made me fall out in love with you.
But, I hurt myself,
I threw all my love for you.
Because I knew, if we’re getting closer i’ll lose you
And I’m so afraid of losing you,
More than I ever felt to anyone.
But,
If I love you more I just made fool of my self,
Because I knew we’ll stand
On a very different way, sooner or later.
I didn’t want to start a story which I would ended
And I am here right now.
Wondering, what would happen?
If I made different choice.




Miss You

I fell to another person and I did.
He gave me the new smile,
He erased my feeling for you every time I met him,
But deep down inside
I knew i’ll never forget you.
I’m still jealous with any other girl around you
And I can’t deny it.
I like to steal my sight,
Looked at you in any chance I had
And still hoping you’ll smiling back to me.
But time move on,
I didn’t find the same smile in you,
I didn’t hear your voices too
And suddenly I trapped
In this deep feeling.
O, I miss you.




Still

Time passes by;
I had none in my heart,
Just an ordinary feeling.
I thought I already forgot you,
But actually I never did.
Suddenly everything starts over again,
The beat comes in my heart
As the sun rise in the morning.
I felt the light in your smile again,
Seems everything never change.
I’m just starting another story,
I start to love you again,
But the moment doesn’t last for long.
I’m losing you in another chance
And I’m still missing you.




Always Do

The sun sunk again
And my love gone with the sunken sun,
I love you but I left my heart.
Many days passed
And we’re actually still here.
But everything changed now,
Very different from the moment before,
I still love you and nothing I can do.
I saw you gone
And I dump my own heart,
I’m a fool, but I always had this heart for you.
I love you
And I’ll always do.




Something I Knew

I’m falling in love
When I saw you smiled at me back then.
The moon shone warmly
Put a tender light in my life.
Your smile gave me a complete emotion
To feel the beauty of the moon.
But my heart brake down, at the days you smiled lately.
The moon shone coldly,
Sent me the winter season in my life,
As you smiled in that ways,
A way which is I didn’t like,
Because I knew the smile wasn’t meant for me,
I missed you so much
As you looked at me with those looks,
Seems too much distance between us
And I knew I couldn’t reach it.




Move On

Moment passes my by
I look at the sky
And the clouds put your smile there.
I look at you here
But, I never stopped missing you.
Life time has move on
And now I’m standing to choose my way.
My heart tell me to quit
Because the sand would melt,
And if I didn’t go I’ll fall
Burry inside the hot grain of pain.
I chose to move on
To wipe away your smile in the sky,
To fill it with the stars,
So I could hope
There’ll be a scratch of my own smile over there.




One Day

I should smile,
But my tears ran out.
I should be brave to move on
And leave the winter just like you,
But I’m so afraid of being too far from you.
I should start to look o’er,
Not to always turn back
Watching through times.
Poor, me!
I know I‘d chose this road
And I know I had to.
There’s no other way to take
And I couldn’t take another way.
But even though I’m afraid,
I know I’ll walk with a true smile
One day,
Someday,
Even if not today.




Our Own

Even though you’d find your own perfect place
I hope you’ll never forget our.
A place when we struggled in a journey,
A road at the day we go to our home.
Remember my smile,
Because I’ll never stopped smiling,
You’ll see me in every rainbow scratch,
You’ll find me in each drop of morning dew,
And through the sunset
You’ll see me smiling at you too.




Remember

Take our memory
Even just a small piece,
Keep it safe in your heart
As a simple memory you wish to remember.
You don’t have to make it special,
Just remember.
I wish we’ll say goodbye with a smile,
With a beautiful memory we wish to keep.
I wish we’ll stand next to each other,
And capture in a picture,
So I’ll never forget you.
I wish destiny will bring us,
To another chapter of story,
Not as a lovers,
But as a great friend.





Never Changed

The road was never meant for us,
To many distance lies between,
And so much dreams we couldn’t erase.
We’ve met
And laughed together in suffering,
We’ve walked down the line
And told a lot about our own story.
Now we were a part
We walked down in the same road
But we go on a different ways
Not because we’re far
But because our heart want it to be
I still love you
And I always do
But destiny puts us a part
Our heart are pulled away too
And nothing we can do

I’ll smiling
And you’ll see I never changed




Di Sini Selalu

Mereka memintaku untuk pergi jauh darinya,
Mereka juga memintaku melupakannya.
Aku tahu mereka peduli padaku
Tapi aku terlalu mencintainya,
Aku takut kehilangan lagi.
Dia?
Dia seseorang yang istimewa di hatiku,
Dia pernah jatuh cinta,
Bukan padaku.
Dia pernah bahagia,
Bukan denganku.
Dia juga telah berpisah dari cintanya,
Bukan denganku.
Kini dia dekat dengan seseorang,
Bukan aku
Dan seseorang itu menyukainya,
Tidak melebihi cintaku padanya.
Aku yang menanti, memandangnya tanpa henti.
Aku yang merana, menemukannya tersenyum karena cinta.
Aku yang menunggu, untuk cinta yang tak kan datang.
Aku yang mencintainya, sejak pertama jumpa.
Apa aku harus pergi? Apa aku yang bodoh?
Tapi, Aku tak ingin pergi, karena hidup ini begitu singkat.




Katakan

Tataplah dirinya
Seseorang yang membuatmu melihat cahaya
Yang buang kegelapan dari sisimu,
Temukanlah rasa yang sama di matanya.
Bila saja tak kau temukan,
Pejamkan mata tuk lapangkan hati
Sekedar menyadari kalau hatinya
Tak berisi sinar cahayamu,
Tepislah kecewa di hati
Luapkan rasa dalam simphoni
Dan dendangkan nada dari dalam hati
Tuk katakan rasa yang terpendam.




Different

Finally we’re still smiling,
Be on each other side,
Different not from the old stories.
But our paths are bending into nothing similar,
The stories was not about us anymore,
We’re just two people in a cross-road.
I come back and looking at you,
You come back and looking at me,
We surely realize if there’s an emotion in side,
A little about our stories.
But even we realize,
Everything is different now,
Very different.




Mistake

My pride which brought you the other island,
I was hurt and it’s my entire fault.
Feels like my tears unstoppable fall.
I’m too arrogant to broke
And then I see,
All the tears are useless.
It’s all just a story,
It will end as its path,
And we can’t turn back.
The feeling I had I couldn’t turn away,
The feeling that came I couldn’t erase too,
It is my mistake.




Old Story

There’s a stories which return,
After it’s been forgotten for long,
Those look put me back in a spell,
Brought me far,
Step back to a few moments before.
A moment when I found you there,
Looked at me with your eyes.
Many words revealed,
Seems a million feelings you’d sent to me.
But things changed,
My heart and yours wasn’t meant to be,
We just keep our feelings each other,
Keep silent.





If Only

There’s a story about us,
About you and me.
This time I’m wondering,
Ask to the story I wish to repeat,
Will we honest to each other?
Reveal every emotion?
Might we’ll be happy
And different from today stories?
If I never changed,
Would you remain the same?
I wish I know the answer,
Maybe I’ll never leave my feelings for you.




Tak Ada Cinta

Adakah rasa sesal itu memang berharga,
Untuk selalu kuingat di hatiku?
Aku semakin menyadari,
Kalau semua mungkin sia – sia,
Tak ada kisah cinta yang berakhir yang harus ku sesali,
Tak juga ada rasa cinta untukku yang kubuang pergi,
Hanya ada rasa di dalam hatiku yang kuhindari.
Aku tak menemukan kata – kata indah,
Hanya selintas tatapan,
Yang tak pernah ku tahu apa artinya.
Mungkin semua ini tak semanis yang kubayangkan,
Mungkin memang tak pernah ada cinta untukku,
Dan mungkin hanya aku yang terlalu bodoh untuk percaya,
Bahwa ada cinta yang tulus untukku.




Tegarkan Aku

Tuhan kuatkanlah hatiku juga jiwaku,
Biar aku terus tersenyum
Walau air mataku mengalir
Dan hatiku tersayat – sayat.
Bantulah aku menyembuhkan luka,
Biar kuukir semua di atas pasir,
Rasa sakit itu akan ada masanya tersapu ombak.
Tuhan,
Rajutlah awan di langit biru,
Ingin kudengar dongeng cinta langit biru,
Agar kubelajar banyak tentang kehidupan.





Kenyataan

Diantara senyuman dan tawa,
Ada selintas rasa tak terungkapkan,
Ku tatap dirimu yang ada di sisiku,
Hanya saja rasanya engkau begitu jauh,
Takdir seakan mengatakan,
Bahwa tiada lukisan Tuhan yang akan menyatukan hati kita.
Begitu sulit diriku ini untuk mendengar,
Bisikan hati dari relung yang terdalam,
Yang mengatakan,
Tiada jarak akan menghilang.

Aku terluka,
Walau sekedar melihat kenyataan yang ada.




Goodbye Love

I hold you in my bright days,
With remaining breathe I have.
Love would come and left us,
As you never said a word.
Hope rest in my deepest heart,
Through my vain you gave me air,
But you disappear on the edge of the rainbow.
I took my hopeless heart from the ground
Where you left it,
I hold it tight,
The moment when you walk away too far
So can not reach,
I can see every thing disappear in your eyes,
I despair for the reason.
Forgive me my dear,
I can not hold you anymore here,
Too many pains I raise with you.
I need to bring this broken heart with me,
Goodbye love,
So one day if we meet,
We would have the smile like the time we first met.




Mungkinkah?

Tuhah, Apakah cinta itu masih ada?
Mungkin masih ada yang tinggal di hatiku,
Sedikit yang tersisa dari lukaku?
Kadang rasanya kejam,
Ketika seseorang tersenyum bahagia,
Dikala orang lain menangisinya.
Kutertawakan diriku,
Seperti mereka menertawakanku,
Berkata dalam hati,
“Aku pernah menangis untukmu!”
Lalu ketika aku kembali padanya,
Ia masih tersenyum,
Aku tersenyum,
Seakan tak pernah punya rasa untuknya.




Take Your Lead

I looked at thee,
Feels like you’re too much away.
I’m next to you for true,
In one moment and in the same time,
Smile and laugh.
But, what my eyes see is not the real truth.
Thou heart had gone far from my heart,
Seems as far as the end of the world,
Unreachable by me.
I miss your presences,
Even you didn’t go away from my life,
You’ve taking too far from me.




Tak ada!

Lama waktu telah melewati hariku,
Senyummu pun t’lah menghilang,
Tanpa pernah aku tau kemana perginya.
Gaung nada indah di hatiku tak lagi terdengar,
Seiring engkau pergi dari ceriaku,
Dan tak lagi ada yang membuatku merasa
Menemukan seseorang yang berbeda.
Di lamunanku aku masih melihatmu,
Tertawa untuk setiap gurauan,
Dan memintaku untuk tersenyum sepertimu.
Hanya saja dalam nyataku kau seperti mimpi,
Walau kau tersenyum kau berpaling dariku,
Dan tak lagi auramu buatku menemukan rasa.
Hanya kepedihan yang tak terungkapkan yang kini, tertinggal di hati.




Berlalu

Musim semi akan kembali,
Bunga mawar merekah setelah layu,
Hujan pasti usai,
Pelangi menggariskan warna,
Hati mungkin menemukan tambatannya.
Rembulan tak mungkin lupa,
Saat malam tiba auranya kan bersinar,
Lalu pagi datang dan mentari pun menggatikan,
Hingga senja menjemput tuk membuka tabir malam.
Senyuman akan mengisi kisahku,
Mengukir indah di hati.
Walau kegelapan datang mengusik.
Cahaya akan menanti untuk menyinari.
Jika waktunya sudah tiba nanti,
Semua akan berlalu,
Seperti desir ombak di tepi pantai,
Begitu juga kenangan indah ini,
Begitu juga rasa pedih ini.




Sorry

I miss you but what can I do?
The road never meant for us,
The heart broken before it begun to feel
And flowers fallen before it begun to blossom.
Destiny seems avoid my heart,
It runs through the never started stories
And fall within the endless regret feeling of mine.
I know this season will flow,
The life will turn to another chapter,
Stories will move on,
As I put my feet’s on the road I had chosen.
And, in that road there’s no you.
I feel sorry for my heart,
Cause it will miss you forever.




Selamanya

Andaikan seluruh dunia ada di genggamanku,
Hatiku tetap hampa tanpamu.
Walau hujan tak pernah berhenti,
Hatiku akan kering selamanya jika kau pergi.
Bila saja aku dapat memandangmu selamanya
Maka aku akan hidup dengan senyuman
Juga selamanya.




Mengenangmu

Andaikan langit malam ini cerah,
Bintang – bintang kan menyapa.
Lalu, terlihat kilau cahaya dari kejauhan
Cantik berlatarkan hitamnya langit malam,
Dan wajahmu akan terlukis di sana.
Melalui gugusan bintang di langit
Aku akan menemukanmu,
Bahkan jika aku berpaling dan tak kunjung temukan dirimu lagi.
Walau hanya sesal yang ada di hati
Karena aku berpaling
Membuang begitu banyak waktu,
Di kala pagi datang aku kan menunggu
Hinga senja datang menyapa,
Dan aku pun tahu malam akan tiba tuk lukiskan dirimu lagi.
Senyumanmu,
Tawamu,
Kesedihanmu,
Dan aku akan ada di sini,
Berbahagia untukmu,
Memandangmu melalui bintang – bintang,
Karena mungkin kau akan berada begitu jauh dariku.
Aku akan selamanya mengenangmu,
Lalu mungkin suatu saat nanti,
Aku akan berhenti merindukanmu,
Dan hanya akan tertinggal kenangan indah di hati.




Arti Yang Berbeda

Sudah saatnya rasa cinta ini usai,
Waktu tak lagi mau memberi kesempatan,
Takdir sudah meminta cinta itu pergi meninggalkan hatiku.
Di kedalaman sepi aku bertanya,
Dan jawaban yang kutemukan hanyalah pilihan untuk melupakan
Semua perasaan yang masih tertinggal.
Semua mungkin begitu sulit,
Tetapi aku tak akan menghindari suara hatiku.
Aku tak akan menutup telinga,
Entah itu membuatku ragu atau pun tidak.
Aku ingin tetap mendengarnya,
Walaupun jika suara itu memintaku untuk melupakanmu.
Melupakan cinta yang pernah kurasa.
Tetapi bukan untuk pergi menghindarimu,
Melainkan untuk menyadari kalau
Aku harus kembali menemukan arti lain.
Karena hatiku mengatakan itu yang terbaik,
Agar aku dapat tetap tersenyum di sampingmu.




Always There

I might not see you,
I just close my eyes and smile.
I know you are there,
I realize you are near in my heart.
I don’t have to cross the stream,
I either don’t need to wait.
I look at the sky,
I find you in every where,
I know I’ll never get far from you,
I see you in the morning dew,
I feel you as a softly wind,
I hold you in my dream,
And
I adore you with all my heart
Love.




Memory

A forgotten memory,
Kept in a secret box,
Left in the deepest ocean.
You couldn’t open it,
Not when your heart is ready.
The box actually full with love,
Some with lies and pain,
Others with honesty and faith,
And all the other things you’d through.
My boxes are full with memories,
One that full fills with thee.
Thou eyes,
Thou smile,
Thou voice,
You may not forget
Memory.




Biar Berlalu

Biarlah layu lalu lapuk,
Akan hilang tersapu pasang semua luka,
Lalu senja kan datang menemani malam
Dan pagi kan menyapa tanpa cela.
Lagu lirih didendangkan nyiur
Sambil melambai menari – nari,
Mengajak langkah kaki ikut bergembira,
Tuk lupakan cinta yang hilang di telan badai.
Senyum pun akan merekah kembali
Saat pantai menghilang dalam ingatan
Dan hanya tinggal setapak jalan.
Lalu semuanya hanyalah sebuah kenangan,
Yang buruk janganlah ditangisi,
Yang indah biarlah hanya tinggal cerita.




Pilihan

Ku tutup mataku
Di sana tak lagi ada mimpi indah,
Hanya ada kelam tersirat di wajah langit kelabu.
Aku harus berhenti bermimpi,
Dunia ku itu yang nyata,
Bukan senyuman yang hanya selalu dikhayalkan
Tetapi senyuman yang nyata.
Aku tak lagi ingin berharap,
Harusnya aku berhenti sejak lama
Karena lukanya tak akan sedalam ini.
Tetapi walaupun dengan luka yang lebih dalam dari sebelumnya,
Aku tetap ingin berhenti,
Saat ini, detik ini juga.




Always

Your smile,
Your laugh,
And your voice.

These days I don’t miss you any more,
Because if only my eyes sees,
The sun which shone on me yesterday,
Still the same sun which shines on me today.
And, I knew then
I’m still seeing you
No matter where you are.
You are the sun light,
So when you are here or far,
I’ll always find you near by.
Even if I go to the end of the world,
I’m still seeing you,
And no matter how life has chanced,
I’ll see you through my heart.




Jika Harus Begini

Walau selamanya hatiku harus membisu,
Terdiam tanpa mampu tuk ucapkan kata.
Aku tak akan pernah berhenti tersenyum,
Aku akan menanti
Hingga waktu membiarkan kau melihat.
Bahwa bunga – bunga yang indah mekar di hatiku
Hanya ada karena dirimu.
Aku akan menyimpan rasa ini
Agar kau tetap duduk bersamaku,
Untuk selalu ada di dalam hidupku,
Jika memang ini jalanku,
Jika aku hanya dapat menyimpan rasa ini.




Tak Melihat

Hatiku terpaut padanya
Di saat detik berlari dan berlalu hari itu.
Dia hanya seseorang yang asing,
Namun entah mengapa,
Tanpa permisi ia menyusup masuk ke dalam hati,
Membuat khayalku hanya tentang senyumannya,
Begitu istimewa dirinya ternyata,
Raut wajahku pun terukir ceria hanya karenanya
Dan tanpa kusadari telah tumbuh
Bunga – bunga cinta di hatiku
Yang selalu disirami olehnya
Hanya dengan setiap tutur sapanya.
Selang waktu pun telah menjadi masa lalu,
Ia selalu menjadi cinta di hatiku,
Namun rasa cinta itu tak pernah tercermin di matanya.
Ia begitu buta untuk melihat,
Kalau aku menyimpan begitu banyak rasa untuknya.




Pernah Ada

Pernah,
Ada tawa yang membuat badut - badut iri,
Ada cerita yang membuat Capulet tertegun,
Ada kisah yang membuat J.K Rowling menulis ulang Harry Potter,
Ada senyuman yang membuat Monalisa terlihat muram,
Ada perjalanan yang bahkan Colombus pun tak mampu arungi,
Ada cahaya yang mengalahkan mentari,
Ada rumus kimia yang tak mampu dipahami Einstein,
Ada kegelapan yang lebih dari malam,
Ada rasa dingin yang melebihi kutub utara,
Ada luka yang lebih dalam dari tabrakan asteroid,
Ada air yang lebih banyak dari seluruh samudera di bumi,
Ada kehampaan melebihi ruang angkasa.
Semua tentang,
Tawaku saat ada bersamamu,
Cerita saat masih ada hatimu,
Kisahku yang indah karenamu,
Senyumanku yang pernah ada untukmu,
Perjalananku bersamamu,
Cahayamu,
Segala cinta untukmu,
Kesedihanku,
Deritaku,
Luka di hatiku,
Air mataku,
Kehampaan tanpamu.


The End

Rasa cinta saya untuknya telah lama berakhir, setelah banyak kepedihan saya hadapi akhirnya saya terlepas dari semuanya. Saya tak pernah jujur padanya dan semua itu pilihan saya. Namun, saya rasa semua yang mengenal saya tahu kalau rasa itu ada untuknya, dan saya masih percaya dia juga tahu.

Terkadang saya begitu ingin menyingkirkannya dari hidup saya karena dia pernah menyakiti saya, tetapi sebagian diri saya yang tidak pernah berhenti menjadi sahabatnya selalu mempertahankannya. Saya tak ingin sahabat saya pergi, dan lagi waktu berlalu, cinta untuknya pun berlalu.

Lalu untuk apa saya menulis ini?

Saya ingin mengumpulkan puisi – puisi yang pernah saya tulis untuknya dan memperbaikinya. Berbagi tentang kepedihan yang saya rasakan dan yang telah saya lalui. Dan, saya senang menulis. Lagipula kisah cinta masa lalu selalu lucu jika dikenang.

Jadi ada yang cupu banget atau terlalu aneh. Maklum saja saya juga masih pemula, tapi jangan salah, saya bangga dengan tulisan saya. Karena semua ini saksi sejarah, yang membuat saya berpikir, “Dulu aku secinta ini ya sama dia?”

Lucu aja, karena saya kadang tidak percaya kalau pernah mencintai sebesar dan setulus itu.

Saya ingin membagi kisah ini, karena melepaskan setiap baitnya untuk dibaca orang lain, seperti merelakan kejujuran yang tersimpan sekian lama.

Jika suatu saat dia membaca puisi ini, saya harap ia menyadari kalau semua ini saya tulis untuknya, dan saya ingin mengucapkan terima kasih untuk semuanya, kalau saya selalu merasa beruntung menjadi sahabatnya.

Thank You N.J